Friday, 11 November 2011

Kantin SMKN 2 Depok Diduga Sumber Wabah Hepatitis A

JAKARTA--MICOM: Menteri Kesehatan (Menkes) Endang Rahayu Sedyaningsih memperkirakan kantin sekolah sebagai tersangka kuat asal-muasal wabah hepatitis A di SMKN 2 Depok, Jawa Barat, beberapa saat lalu.

“Penyelidikan yang dilakukan terfokus pada kantin sekolah bukan pada siswanya. Infeksi virus hepatitis A ditularkan dari makanan dan minuman bukan orang ke orang,” tandas Menkes, Kamis (10/11).

Pemeriksaan di lokasi sekitar dilakukan oleh tim terpadu bentukan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama petugas kesehatan dari Dinas Kesehatan Depok, Jawa Barat. Lebih jauh dijelaskan, tingkat penularan infeksi virus hepatitis sangat tergantung dari kebersihan sanitasi, kualitas air, cara memasak dan kebersihan dari setiap individu.

Kendati pemerintah daerah setempat telah melabelkan status kejadian luar biasa (KLB) hepatitis A di Depok, dirinya menegaskan masyarakat tidak perlu cemas. Pasalnya tingkat kematian (case fatalities) penyakit hepatitis A sangat rendah dan bahkan dapat sembuh dengan sendirinya.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kemenkes Tjandra Yoga Aditama mengatakan sebagai bentuk pencegahan upaya strilisasi lokasi dengan dengan menggunakan penyemprotan disinfektan yang diberikan kaporit telah dilakukan pada Rabu (9/11).

Untuk berjada-jaga, lanjut Tjandra, petugas kesehatan melakukan penyisiran di sekitar lokasi untuk mencari kemungkinan kasus baru.

Sampai saat ini siswa yang menderita hepatitis A masih mendapat pengawatan ketat dari petugas. Data terakhir meyebutkan 90 orang tepapar virus hepatitis, 72 orang sedang dalam proses penyembuhan, 13 telah pulih dan 4 dirawat di rumah sakit.

Senada dengan Menkes, Tjandra mengimbau agar masyarakat tidak perlu panik. Dia berkomentar sejatinya pencegahan penyebaran virus hepatitis A sangat mudah, yaitu cukup dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PBHS) seperti mencuci tangan sebelum makan.

Dia menjelaskan pola penularan virus hapatitis A melalui fecal-oral (anus dan mulut). Artinya virus patogen yang keluar melalui tinja telah mencemari makanan dan minuman yang dikonsumsi oleh penderita. Oleh karena itu, tingkat penyebaran virus ini sangat tergantung dari perilaku hidup sehat yang bersangkutan serta kesehatan lingkungan. (Tlc/OL-12)

1 comments:

  1. hemmmmpp... kemaren kita juga d semprott pake antiVirus tuhh di depan kelas kita.

    ReplyDelete

 

Iftitah Axa Template by Ipietoon Cute Blog Design