Thursday, 2 February 2017

No Title Needed


Bisa jadi aku rindu setiap gerak dan suaramu
Bisa jadi aku rindu sentuhan jahilmu
meski jelas tak ada artinya buatmu
Bisa jadi aku rindu menggenggam tanganmu
saat aku sudah tak yakin pada diriku
Bisa jadi aku rindu senyummu saat setengah terjaga
Bisa jadi aku rindu suara nafasmu
kala kau terpejam dipangkuanku
Bisa jadi aku rindu
saat kau beritahu aku barisan ombak yang rapi

Kau mungkin tak akan tahu kala itu
Aku berbisik meminta pada angin 
Agar seberisik apapun debum ombak
Jangan sampai mengganggu tidurmu
Jangan mengganggu pemandangan kesukaanku

Bisa jadi aku rindu ketegasan dan ketidaktegasanmu
Bisa jadi aku rindu tenang dan gangguanmu
Bisa jadi aku rindu peduli dan ketidakpedulianmu
Bisa jadi aku rindu diam dan ramaimu

Aku tak peduli
Ombak menertawakanku malam itu
Aku tak peduli
Bumi sengaja berputar lebih cepat padahal aku memohon agar ia berhenti sebentar
Aku tak peduli
Kepiting pantai yang mengintip dari lubang pasir
Aku tak peduli
Kerjapan lampu dari perahu seberang bersinar bagai kunang-kunang

Aku menikmati delapan arah mata angin
yang mengubah persepsiku tentang apa itu rindu
Aku menikmati setiap titik dan koma
yang jelas sama sekali tidak ada
Aku menikmati setiap baris celotehmu
yang jelas sama sekali bukan buatku

Beri aku hadiah waktu
Pada rindu yang teramat patuh

Absolutely No Title Needed

0 comments:

Post a Comment

 

Iftitah Axa Template by Ipietoon Cute Blog Design