Rabu, 03 Agustus 2016



Keep In Touch
Bertemu dengan orang-orang lama bagi Axa ada sisi menyenangkannya juga ada sisi bikin malesnya.
Sisi bikin malesnya sedikit sih, palingan kayak pikiran-pikiran ‘hadeuh, paling juga ngobrolnya udah nggak nyambung, udah canggung, dsbg lah yah’ tapi sisi menyenangkannya dari menjalin silaturahmi dengan orang-orang lama yagitu; networking, bergaul lah ya. Gak ada salahnya sih, selagi sempet.
Kebetulan beberapa bulan terakhir ini, Axa  baru mulai keep in touch deui jeung temen-temen esde (alumni Miftahul Jannah Depok 2006). Gileee setelah 9 tahun lebih lost contact, akhirnya satu persatu mereka berhasil dapet kontaknya.
Kalo yang lain mungkin dah pada saling jumpa dari tahun lalu, bahkan mungkin memang selama ini mereka tetap menjaga komunikasi, gue aja yang kurang peduli.
Nggak banyak yang berubah dari mereka, atau mungkin memang mereka berusaha tetep seperti dulu saat ngumpul dengan orang-orang lama, mereka pandai memposisikan diri, pandai bersikap. Axa seneng cara mereka, meskipun nggak semua dari mereka bisa mengerti dan menghargai usaha temen-temen lainnya dalam hal menjaga (untuk tetap saling komunikasi).
Contohnya Axa, yang menurut mereka baru bisa dihubungin beberapa bulan belakangan, begitupun Suci dan Salwa. Justru penggerak dari pertemuan-pertemuan dengan temen-temen esde ini ya semacam Agri dan kawan-kawan yang memang punya semangat lebih. Axa pribadi pesimis loh kalo harus ngumpulin mereka, makanya salut sama semangat temen-temen. (terutama Agri sih ya)
Terus kalo udah ketemu sama temen-temen lama, kita mau apa sih? Apa fungsinya? Ada value nya kah?
Kadang kita nggak sadar hal-hal kecil yang bernilai, manusiawi sih.
Sejauh ini –pun Axa belum dapet nilai dari berkumpul dengan orang-orang lama. Tapi, at least ada kebahagian tersendiri yang Axa rasain dengan kumpul (lagi) sama mereka. Tanpa mereka tahu, Axa selalu ingin tahu kabar mereka. Tanpa mereka tahu, Axa seneng bisa becanda lagi sama mereka. Tanpa mereka tahu, rindu ini tetap ada untuk mereka. Tanpa mereka tahu, harapan untuk bisa kumpul lengkap selalu ada which is eta mah nyaris impossible meureun nya.
Oh iya, specialnya.. Beberapa dari mereka (sepenglihatan Axa) bahkan menjalin relationship more than friend. Ups, gak masalah sih, toh dah pada dewasa. Bahkan Axa seneng dengernya.
Untuk kedepannya kami ada wacana untuk kumpul besar. Mungkin lebih cocok dibilang reuni beneran lah gitu yaa. Kadang tiap ada yang ngelempar rencana begitu mulut Axa langsung refleks “yahelah, muluk muluk banget rencananya, udah sih kumpul yang mau ajah” Tapi dibalik perkataan itu, percayalah Axa selalu meng-Aamiin-kan harapan kita yang baik-baik.
Terima kasih untuk kebersamaan dan kehangatan kalian yang ternyata belum pernah padam. Arigatou~

0 komentar:

Poskan Komentar